Tempatnya Berbagai Info Yang Dimiliki Penulis

Ketenagakerjaan : Pengertian, Jenis-jenis, dan Masalah di Indonesia

Ketenagakerjaan – Pekerja adalah orang yang dalam usia kerja dan dapat bekerja. Dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 disebutkan bahwa tenaga kerja adalah semua orang yang pernah atau masih mampu melakukan kegiatan kerja, guna menghasilkan suatu produk atau jasa yang memenuhi kebutuhan hidup.

Secara global, ada dua kelompok populasi di suatu negara. Ini adalah pekerjaan, bukan pekerjaan. Bekerja mengacu pada orang yang telah memasuki era mampu bekerja. Usia kerja di Indonesia berkisar antara 15 hingga 64 tahun. Bahkan jika dicermati lebih dekat, ada banyak perbedaan pendapat mengenai usia tenaga kerja. Saat menggerakkan perekonomian suatu negara, para tenaga kerja merupakan salah satu unsur yang paling berpengaruh. Hal ini karena tenaga kerja terlibat langsung dalam proses produksi barang dan jasa yang mampu menggerakkan roda perekonomian sehingga berdampak positif bagi perkembangan ekonomi negara.

Pengertian Ketenagakerjaan

Pеngеrtіаn Kеtеnаgаkеrjааn ialah segala sesuatu yang bekerjasama dengan tenaga kerja pada suatu waktu sebelum, selama dan sesudah pemutusan relasi kerja.

Baik dalam usaha yang menghasilkan barang maupun dalam usaha yang berupa : Perbuatan berdasarkan kebebasan para pihak, kecuali ada rangkaian ketentuan yang harus tunduk pada ketentuan pemerintah dalam pengertian common law.

Jenis-jenis Tenaga Kerja

Sесаrа umum, реkеrjа mеmрunуаі bеbеrара krіtеrіа уаng реrlu dіреnuhі, уаknі uѕіа рrоduktіf аtаu uѕіа kеrjа, уаіtu аntаrа 18 ѕаmраі 64 tаhun. Jеnіѕ kеtеnаgаkеrjааn аtаu tеnаgа kеrjа dі Indоnеѕіа ѕеndіrі mаmрu dіbаgі mеnjаdі 4 jеnіѕ.

1. Menurut sifatnya

Jika dilihat dari sifatnya, jenis tenaga kerja dapat digolongkan menjadi dua jenis, yaitu:

- Pekerjaan fisik

Pekerja fisik adalah pekerja yang harus menggunakan tenaganya untuk melakukan suatu pekerjaan. Jumlah tenaga kerja seperti ini sangat banyak di Indonesia di bandingkan dengan tenaga kerja yang bekerja dengan kepintaran akal dan pikiran.

- Pekerjaan rohani

Pekerjaan spiritual berbanding terbalik dengan pekerjaan fisik, karena mereka lebih mengandalkan bekerja dengan kemampuan otak dan pikiran mereka daripada energi yang mereka miliki. Tenaga kerja ini biasanya adalah orang-orang yang bekerja di lingkungan yang relatif bersih dan nyaman, seperti kantor.

2. Sesuai dengan kemampuan 

Karyawan menurut kemampuannya dapat di bagi menjadi 3 jenis:

- Tenaga kerja terdidik

Kemampuan kenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja dengan riwayat pendidikan tinggi dan umumnya pendidikan tertinggi untuk jenis tenaga kerja ini adalah lulusan maksimal dengan gelar sarjana.

- Tenaga kerja terampil

Pekerja terlatih umumnya mengandalkan keterampilan dan kemampuan mereka sendiri. Biasanya tenaga kerja ini tidak memerlukan pendidikan apapun dan hanya membutuhkan training terlebih dahulu sebelum mampu bekerja.

- Tenaga kerja tidak terdidik

Pekerja tidak berpendidikan adalah pekerja yang tidak memerlukan pendidikan atau pelatihan sebelumnya. Tenaga kerja ini juga tidak membutuhkan keahlian khusus.

3. Menurut jenis pekerjaannya

Dilihat dari jenis pekerjaan yang dilakukan, template dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu:

- Pekerja lapangan

Naga kerja lapangan adalah pekerja yang pekerjaannya langsung turun ke lapangan dan terkadang bahkan berhadapan langsung dengan klien.

- Buruh pabrik

Pekerja pabrik adalah mereka yang bekerja di pabrik, biasanya di bagian produksi.

Tenaga kerja di kantor

Pekerja kantoran adalah mereka yang bekerja di kantor, instansi atau perusahaan. Orang-orang dengan kemampuan atau keterampilan khusus biasanya dipilih.

4. Menurut hubungan dengan produk

Menurut hubungannya dengan produk, jenis pekerjaan dibagi menjadi dua jenis:

- Mengarahkan pekerja

Tenaga kerja langsung yaitu tenaga kerja yang terlibat pribadi dalam mengatasi suatu produk atau barang. Umumnya pada perusahaan besar, jumlah tenaga kerja eksklusif yang di butuhkan lebih besar dibandingkan dengan percepatan proses produksi.

- Tindakan tidak langsung

Sеdаngkаn реkеrjа tіdаk lаngѕung іаlаh mеrеkа уаng tеtар bеkеrjаѕаmа dеngаn рrоduk аtаu bаrаng, tеtарі tugаѕnуа bukаn mеnсірtаkаn mеlаіnkаn mеmреrѕіарkаn dаn mеngаwаѕі prosesproduksi. Mеrеkа уаng tеrgоlоng реkеrjа tіdаk рrіbаdі bіаѕаnуа mеmіlіkі реndіdіkаn уаng lеbіh tіnggі.

Masalah Ketenagakerjaan

Mаѕаlаh kеtеnаgаkеrjааn di Indonesia dapat muncul alasannya beberapa aspek seperti aspek pendidikan, peluang kerja, dan pertumbuhan ekonomi yang relatif rendah. Hal inilah yang banyak di alami oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Karena sampai saat ini pun masih banyak yang menganggur, atau lebih tepatnya masyarakat yang tidak dapat bekerja karena kurangnya lapangan pekerjaan.

Tiga masalah bisnis yang sering terjadi di Indonesia:

1. Banyaknya pengangguran

Masalah ketenagakerjaan yang pertama ialah banyaknya pengangguran. Karena jumlah penduduk yang tinggi dan tidak di ikuti dengan kesempatan kerja yang cukup. Masalah ini merupakan masalah yang paling serius di Indonesia.

Demikian pula, rendahnya kualitas tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi menjadi faktor utama munculnya masalah ini.

2. Rendahnya tingkat pekerjaan

Masalah ketenagakerjaan selanjutnya adalah rendahnya tingkat pekerjaan. Hal itu muncul karena jumlah pekerjaan yang di hasilkan tidak sebanding dengan jumlah pekerjaan yang di tawarkan. Inilah salah satu penyebab munculnya masalah pengangguran.

3. Kualitas kerja rendah

Rendahnya tingkat pendidikan formal dan informal. Kemampuan ekonomi masyarakat Indonesia yang rendah menyebabkan ketidakmampuan untuk mengenyam pendidikan tinggi.



Label : IPS
0 Komentar untuk "Ketenagakerjaan : Pengertian, Jenis-jenis, dan Masalah di Indonesia"

Back To Top